ORANG GILA!! Mungkin itulah yang terpikir dalam benak kita ketika melihat seseorang yang berperilaku aneh seperti berbicara sendiri, tertawa sendiri, bercerita mengenai hal-hal yang di luar nalar manusia, merasa terancam terhadap sesuatu yang tidak ada sebabnya, atau menampilkan gerakan-gerakan dan tindakan aneh lainnya. Tindakan yang biasa dilakukan pun beraneka ragam, dari mulai mengejek mereka dengan sebutan gila atau sinting, mengurung, memasung, hingga menyingkirkan mereka dari lingkungan. Padahal sebenarnya, hal-hal tersebut justru akan semakin memperparah kondisi yang terjadi. Gejala-gejala aneh yang disebutkan di atas merupakan tanda-tanda dari suatu gangguan jiwa yang disebut SKIZOFRENIA. Apa itu Skizofrenia?
Skizofrenia berasal dari kata schism yang berarti terbelah. Istilah ini pertama kali diperkenalkan oleh Eugene Bleuler untuk menunjukkan terbelahnya jiwa yang meliputi pikiran, perasaan, dan tingkah laku. Skizofrenia berarti ketidakmampuan untuk membedakan atara fantasi dan realita.
Jenis-jenis skizofrenia dibedakan berdasarkan gejala yang paling menonjol dari skizofrenia yang dialami, yaitu dari segi pemikirannya (skizofrenia paranoid), dari segi afeknya (skizofrenia hebrefenik), atau dari segi psikomotornya (skizofrenia katatonik).